BAGIAN - BAGIAN BANGUNAN GEDUNG ( Bagian 2 )

Jumat, 21 Maret 2014


2. BANGUNAN ATAS

A.    DINDING



Dinding adalah bagian bangunan yang terletak di bagian atas sloof dimana dinding berfungsi sebagai penutup bagaian badan bangunan, penyekat antar ruangan, sebagai elemen estetika / keindahan bangunan bahkan sebagai elemen pemikul konstruksi bagian bangunan lain yang ada diatasnya dan meneruskannya ke balok sloof.

Lihat Video terkait :

B.     KOLOM

Kolom pada bangunan rumah tinggal ada dua macam :
·         Kolom Utama


Kolom yang fungsi utamanya menyangga beban utama yang berada diatasnya. Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3.5 m, agar dimensi balok untuk menompang lantai tidak tidak begitu besar, dan apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3.5 meter, maka struktur bangunan harus dihitung. Sedangkan dimensi kolom utama untuk bangunan rumah tinggal lantai 2 biasanya dipakai ukuran 20/20, dengan tulangan pokok 8d12mm, dan begel d 8-10cm ( 8 d 12 maksudnya jumlah besi beton diameter 12mm 8 buah, 8 – 10 cm maksudnya begel diameter 8 dengan jarak 10 cm).

·         Kolom Praktis


Adalah kolom yang berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding agar dinding stabil, jarak kolom maksimum 3,5 meter, atau pada pertemuan pasangan bata, (sudut-sudut). Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel  d 8-20.
 
Gambar pemasangan kolom terhadap fondasi
Lihat Video terkait :



C.     PINTU JENDELA DAN VENTILASI


Pintu adalah tempat keluar masuk orang, hewan, udara , cahaya, barang, dsb keluar / kedalam bangunan atau ruangan.
Jendela adalah tempat keluar masuknya udara maupun cahaya kedalam bangunan yang bisa dibuka dan ditutup.
Ventilasi adalah tempat keluar masuknya udara maupun cahaya kedalam bangunan yang selalu terbuka.
Letak ketiga elemen bangunan ini menjadi satu kesatuan dengan dinding bangunan.

 Lihat Video terkait :


D.    BALOK LATEI / LINTEL


Balok Latei / Lintel adalah balok beton yang terletak diatas kusen pintu dan jendela dimana fungsi dari balok ini adalah agar kusen tidak menerima beban langsung dari atas melainkan dipikul oleh balok ini sehingga kusen akan tetap kuat dan tidak melengkung karena berat beban dari atas dan ketika terjadi gempa beban tidak menimpa langsung kusen sehingga daun pintu tidak terjepi kusan serta bebas dibuka dan menjadi tempat untuk evekuasi.

Lihat Video terkait :

E.     BALOK  RING


Balok Ring adalah balok beton yang terletak diatas dinding bangunan. Balok ini berfungsi mengikat dinding yang ada dibawahnya, stabilisator dan pengunci ujung atas balok kolom, serta menerima beban dari rangka atap atau bagian lain yang ada diatasnya meratakannya lalu meneruskannya kebagian bangunan yang ada dibawahnya terutama pada balok kolom.

 
Gambar pemasangan Balok Ring pada pertemuan bidang – bidang dinding.

 
Gambar pembalokan dinding

 Lihat Video terkait :


F.      LANGIT – LANGIT


Langit – langit adalah bagian bangunan yang menjadi pembatas antara konstruksi atap dengan ruangan yang ada didalam bangunan. Fungsi dari langit – langit ini adalah :
·         Agar ruangan dibawahnya tampak bersih dan tidak kelihatan rangka atapnya.
·         Menahan kotoran / percikan air yang jatuh dari celah – celah bidang atap.
·         Mengurangi panas dan sinar matahari melalui bidang atap.
·         Sebagai tempat memasang / jalur instalasi listrik. 
Dsb.

Lihat Video terkait :

BAGIAN - BAGIAN BANGUNAN GEDUNG ( Bagian 1 )


BAGIAN – BAGIAN BANGUNAN GEDUNG / RUMAH


Ditinjau dari susunannya, bangunan gedung / rumah dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
  1. Bangunan bawah: yaitu bagian bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah, seperti sloof dan pondasi.  Bangunan bawah merupakan konstruksi yang dibuat untuk menahan seluruh bangunan.
  2. Bangunan atas: yatu bagian bangunan yang terletak di atas permukaan tanah, seperti tembok, kolom, pintu & jendela, ringbalk, rangka atap, atap, eternity dll.

1.      BANGUNAN BAWAH
 A.    FONDASI


Fondasi adalah bagian dari suatu konstruksi bangunan yang mempunyai hubungan langsung dengan dasar tanah keras dibawahnya. Fondasi berfungsi mendukung seluruh berat dari bangunan dan meneruskannya ke tanah di bawahnya. Berikut ini adalah macam – macam jenis fondasi :
  • Fondasi Bata
Yaitu fondasi yang material pembentuknya terbuat dari batu bata
  • Fondasi Batu Kali

Yaitu fondasi yang material pembentuknya terbuat dari batu kali atau ada pula yang menggunakan batu putih yang keras.
  • Fondasi Beton

Yaitu fondasi yang terbuat dari beton.
  • Dsb
Lihat Video terkait :


B.     BALOK SLOOF / BALOK FONDASI


Sloof adalah balok beton bertulang yang ada diatas fondasi dan sepanjang bangunan. Sloof berfungsi sebagai perata beban tembok diatasnya dan meneruskan ke fondasi di bawahnya.
 Lihat Video terkait :

JENIS - JENIS RUMAH


JENIS -  JENIS RUMAH

Rumah memiliki beraneka jenis diseluruh dunia disini akan dijelaskan jenis – jenis rumah yang umumnya terdapat di Indonesia.

 
1.    RUMAH BERDASARKAN FUNGSINYA

·         Rumah Tinggal


Rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal manusia

·         Rumah Kandang


Rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal hewan.

·         Rumah Sekolahan


Rumah yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya belajar – mengajar.

·         Rumah Kantoran


Rumah yang berfungsi sebagai  tempat orang kantoran bekerja.

·         Rumah Pabrik



Rumah yang berfungsi sebagai tempat memproduksi barang jadi atau setengah jadi.

·         Rumah Ibadah


Rumah yang berfungsi sebagai tempat untuk beribadah / bersembahyang.

·         Rumah Sakit


Rumah yang berfungsi sebagai tempat untuk merawat orang / hewan yang sakit.

·         Rumah Kaca 


Rumah yang umumnya berfungsi untuk memelihara tanaman.

·         Rumah – rumahan
Rumah yang berupa mainan untuk anak – anak.
·         Dsb. 

        
     2.      RUMAH BERDASARKAN MATERIAL PEMBENTUKNYA

·         Rumah Batu

Rumah batu adalah rumah yang umumnya material pembentuk dindingnya berupa batu seperti rumah batu bata, rumah batu putih, rumah batu hitam, dsb.

·         Rumah Kayu

Rumah kayu adalah rumah yang umumnya material pembentuk dinding dan konstruksi atapnya terbuat dari kayu.

·         Rumah Beton

Rumah beton adalah rumah yang umumnya dinding bahkan atapnya terbuat dari beton seperti rumah dome yang ada di Sleman Yogyakarta.

·         Rumah Bambu

Rumah bambu adalah rumah yang umumnya dinding bahkan konstruksi atapnya terbuat dari material bambu.

·         Rumah Kaca

Rumah kaca adalah rumah yang umumnya dinding bahkan atapnya tebuat dari kaca, rumah ini biasanya digunakan untuk memelihara tanaman.

·         Rumah Prefabrikasi

Rumah prefabrikasi (disingkat prefab) adalah rumah yang kontruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponennya dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik (off site). Setelah semuanya siap, kemudian diangkut ke lokasi, disusun kembali dengan cepat, sehingga tinggal melengkapi utilitas (utility) serta pengerjaan akhir (finishing). Dengan demikian, beberapa manfaat seperti waktu konstruksi yang cepat, lingkungan pembangunan yang lebih bersih, dan biaya yang lebih murah, dapat diraih.

 ·         Dsb

  3.      RUMAH BERDASARKAN BENTUK ATAPNYA

·         Rumah Atap Datar

Rumah yang memiliki atap berbentuk datar, atap ini biasanya terbuat dari beton atau seng dan digunakan untuk bangunan bertingkat.

·         Rumah Atap Sengkuap / Sandar

Rumah yang terdiri dari satu bidang atap yang satu tepinya menempel pada tembok. 

·         Rumah Atap Pelana / Kampung

Rumah yang atapnya terdiri dari dua bidang atap yang bertemu pada satu sisi disebut bubungan. Rumah ini banyak dijumpai dimana – mana dan umum diseluruh Indonesia.

·         Rumah Atap Tenda

Rumah yang  terdiri dari empat bidang atap dengan bentuk, ukuran maupun lereng yang sama yang bertemu pada satu titik.

·         Rumah Atap Perisai / Limasan

Rumah yang terdiri dari empat bidang atap dengan dua bidang atap bertemu pada satu garis yang membentuk bubungan dan dua bidang lainnya berakhir pada sebuah titik ujung hubungan.

·         Rumah Atap Mansard

Rumah yang atapnya seolah – olah terdiri dari dua atap yang tersusun dimana atap ini memungkinkan untuk menjadi ruangan di bawah atap. Rumah ini banyak dibangun oleh orang Belanda yang dulu tinggal di Indonesia.

·         Rumah Atap Menara


Rumah yang titik pertemuan atapnya sangat tinggi.

·         Rumah Atap Limas / Piramida

Rumah yang atapnya terdiri lebih dari 4 bidang yang sama bentuknya.

·         Rumah Atap Minangkabau

Rumah yang atapnya menyerupai bentuk tanduk dikanan dan kirinya. Bentuk rumah bertap ini banyak dibuat di Sumatera Barat.

·         Rumah Atap Joglo

Rumah yang menyerupai bentuk bubungan miring tersusun dengan bagian atas menjulang lebih tinggi. Rumah ini banyak digunakan di Jawa.

·         Rumah Atap Setengah Bola

Rumah dengan bentuk atap setengah bola atau tembereng dan banyak digunakan di Masjid.

·         Rumah Atap Gergaji

Rumah yang terdiri dari dua bidang atap yang tidak sama lerengnya dan biasanya digunakan untuk pabri, gudang ataupun bengkel.

·         Rumah Atap Silang

Rumah yang bidang – bidang atap pada ujungnya bebas dan berbentuk atap pelana.

·         Rumah Atap Gabungan

Rumah yang atapnya terdiri dari bermacam – macam bentuk dan digabungkan menjadi satu dalam satu bangunan.

  4.      RUMAH BERDASARKAN GAYA ATAU CIRI KHASNYA

·         Rumah Tradisional

Rumah Tradisional adalah rumah yang bekembang pada masyarakat daerah tertentu dimana bentuk arsitektur rumah tesebut memiliki ciri khasnya masing – masing dan filosofinya berdasarkan budaya setempat. Seperti di Jawa terdapat bermacam – macam rumah tradisional seperti rumah panggang – pe, rumah kampung, rumah limasan, rumah joglo, rumah tajug, rumah candi, dsb.

·         Rumah Kolonial

Rumah yang gaya arsitekturnya bergaya kolonial Belanda dimana rumah ini banyka berkembang di Indonesia terutama pada zaman penjajahan Belanda.

·         Rumah Meditenania

Rumah yang gaya arsitekturnya meniru bentuk rumah – rumah yang ada di daerah Mediterania.

·         Rumah Modern

Rumahyang berkembang dimasa kini dan dibuat dengan tekhnologi yang kian canggih dan gaya arsitekturnya bebas sesuai keinginan  pemilik tanpa terikat oleh budaya setempat. Contoh bentuk rumah modern adalah rumah minimalis yaitu rumah yang berciri khas berdenah simetris, lebih menonjolkan material dan warna catnya yang cerah, minim ornamen, dan bersifat multifungsi. Selain itu ada pula rumah hijau atau rumah ramah lingkungan yang mulai digalakkan karena adanya fenomena perubahan iklim, pemanasan global dan kerusakan lingkungan.

·         Dsb 

  Lihat Video terkait :

   
   Lihat juga :
   Bangunan Tahan Gempa

   Sumber : Ilmu Bangunan SMK terbitan Dinas Pendidikan 198x dan Dokumentasi Pribadi